Layanan Pertanahan

Berita

Tautan Luar

Wednesday, November 10, 2010

Prona

Untuk membantu warga kurang mampu mendapatkan legalitas hukum atas kepemilikan tanah miliknya, Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kabupaten Bulungan menerbitkan 500 bidang sertipikat tanah dalam Program Nasional Agraria (Prona). Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan tahun 2009 lalu yang mencapai 600 bidang tanah.

300 bidang sertipikat Prona diberikan secara gratis, dengan masa pengguliran pada Juni 2010 ini. Dari 500 bidang sertipikat, masing-masing diberikan untuk Desa Antutan dan Jelarai Selor sebanyak 400 bidang sertipikat tanah. Sedangkan untuk Desa Apung mendapatkan 100 bidang sertipikat tanah.

“Program ini diberikan khusus untuk warga kurang mampu dan jumlahnya lebih sedikit, dibandingkan dengan tahun 2009 yang mencapai jumlah 600 bidang. Desa-desa yang mendapat Prona tahun lalu yaitu Desa Tanah Kuning, Mangkupadi dan Sajau Hilir, dan semua sudah selesai diberikan tahun lalu,” Drs. Muhammad Arifin, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BPN Kabupaten Bulungan, Kamis (01/11).
 
Untuk mendapatkan sertipikat Prona, bidang tanah yang dimiliki masyarakat harus di bawah 2000 meter. Warga yang mengajukan Prona akan mendapatkan sertipikat tanahnya secara gratis. Namun itu belum termasuk pajak BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang harus dibayar pemilik tanah tersebut.
 
Sertipikat Prona yang diberikan dimaksudkan agar warga kabupaten Bulungan tertib dalam administrasi pertanahan. Terlebih, di Bulungan warga yang memilki sertipikat tanah baru mencapai 10 persen. Sehingga masih tersisa 90 persen lagi warga yang belum memiliki sertipikat tanah tersebut.  “Dengan adanya Prona ini diharapkan akan mengurangi warga yang belum punya sertipikat,” ungkapnya.
 
Selain itu, saat ini pihaknya juga sedang menyosialisasikan program P4T (Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan) tanah kepada sejumlah desa di Kabupaten Bulungan agar bisa mendapatkan giliran Prona tahun 2011. Beberapa desa yang didatangi adalah Desa Tanjung Palas, Salimbatu dan Gunung Seriang.
 
“Kita akan adakan penyuluhan ke desa yang sudah direncanakan, agar tahun depan dapat giliran mendapatkan Prona. Warga diharapkan bisa mengurus hal-hal yang diperlukan agar tahun depan dapat mengurusnya,” tandasnya.
Safransyah